Welcome

Agar Pemkot dan Pemprov Nyambung Lagi, Whisnu Temui Khofifah

Agar Pemkot dan Pemprov Nyambung Lagi, Whisnu Temui Khofifah

Agar Pemkot dan Pemprov Nyambung Lagi, Whisnu Temui Khofifah

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (25/12).
Bandar Bola
Whisnu mengatakan kunjungannya di hari ke-2 menjabat Plt Wali Kota, untuk mengkaji penanganan Covid-19 di Surabaya sekaligus menjalin lagi koordinasi antara Pemkot Surabaya bersama dengan Pemprov Jawa Timur.

“Jadi ini mampu nyambung lagi untuk urusan pemerintahan. Agar mampu sambung lagi antara Pemerintah Surabaya bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Whisnu, usai pertemuan.

Pertemuan keduanya pun berlangsung akrab. Whisnu mengaku telah lama mengenal Khofifah. Politisi PDI Perjuangan itu apalagi mengatakan Khofifah termasuk telah dekat bersama dengan keluarganya.

“Memang aku dan Bu Khofifah kenal telah lama. Apalagi beliau bersama dengan Ibu aku itu dekat. Sama Bapak [Soetjipto Soedjono] termasuk bareng-bareng. Jadi kami telah lama kenal beliau,” ujar dia.

Hasil pertemuan tadi, kata Whisnu, ia dan Khofifah setuju dapat bersama menangani penyebaran Covid-19 di Surabaya. Apalagi menjelang th. baru 2021.

“Paling central untuk Jawa timur kan Surabaya. Apalagi nanti menjelang malam th. baru. Tadi kami telah sepakati,” kata dia.

Dalam kala dekat, ia bersama dengan Khofifah dan Forkopimda Jatim dapat berkeliling Surabaya, dan dapat mengaktifkan lagi kampung tangguh.

“Tadi kami telah sepakati InsyaAllah untuk kampung tangguh kami aktifkan lagi, barangkali nanti aku bersama dengan Bu Gubernur, termasuk bersama dengan Forkopimda Provinsi juga,” pungkas dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi telah menunjuk Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana jadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya menukar Tri Rismaharini, yang telah dilantik jadi Menteri Sosial RI.

Penunjukan Whisnu Sakti sebagai Plt Wali Kota Surabaya ditandai bersama dengan terbitnya Surat Perintah Tugas Gubernur Jawa Timur No 131/1143/011.2/2020. Ia mengatakan ketetapan itu berdasarkan radiogram Kemdagri No 131.35/7002/OTDA tertanggal 23 Desember 2020 ttd Dirjen OTDA.

Penunjukan Plt ini jadi polemik lantaran, Tri Rismaharini mengaku belum mengundurkan diri berasal dari posisinya sebagai Wali Kota Surabaya. Ia mengklaim telah izin kepada Presiden Joko Widodo untuk merangkap jabatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *