Welcome

DPR Masih Menunggu Hasil Penyelidikan Lanjutan Polisi Malaysia Soal Parodi Indonesia Raya

DPR Masih Menunggu Hasil Penyelidikan Lanjutan Polisi Malaysia Soal Parodi Indonesia Raya

DPR Masih Menunggu Hasil Penyelidikan Lanjutan Polisi Malaysia Soal Parodi Indonesia Raya

Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin mengapresiasi sikap cepat aparat polisi di Malaysia atau Polis Diraja Malaysia (PDRM) di dalam mengungkap pelalu yang diduga membuat parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Meski demikian, Aziz menghendaki seluruh pihak untuk tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut yang dilakukan oleh pihak polisi Malaysia. Diduga pelaku merupakan seorang Warga Negara Indonesia (WNI).

harap, pihak Kepolisian Malaysia sanggup berkoordinasi bersama kedutaan besar Indonesia, perihal proses hukum yang berlaku di kedua negara. Aziz menegaskan, Indonesia menjunjung proses hukum di sana.

“Indonesia menjunjung proses hukum Malaysia, kami percaya pihak Kepolisian Malaysia dan proses peradilan Malaysia akan memproduksi pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tahu dia.

Meski demikian, Aziz menuturkan, jika sebenarnya WNI yang melaksanakan tingkah laku tersebut, maka secara proses hukum, Polri sanggup menyita alih di dalam kasus berikut gara-gara momen itu berlangsung di lokasi Indonesia.

Penjelasan Kemlu

Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) menanggapi pengakuan yang disampaikan oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) perihal investigasi awal perihal video parodi lagu Indonesia Raya yang viral di sarana sosial.

Dalam investigasi awalnya, pihak kepolisian Malaysia tunjukkan bahwa video parodi virak itu dibuat oleh warga negara Indonesia (WNI).

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah tunjukkan bahwa pihak Indonesia telah menerima informasi berikut dari polisi Malaysia.

“Informasi mirip telah kami peroleh dari otoritas Malaysia,” ujar Teuku Faizasyah selagi dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat, Kamis (31/12/2020).

Saat ditanya soal identitas pelaku yang diduga adalah WNI, ia tunjukkan bahwa pihak Malaysia yang berwenang menyampaikannya.

“Informasi perihal pelakunya telah diketahui, tapi telah semestinya kalau yang menyampaikan ke publik pihak kepolisian Malaysia,” tahu Faizasyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *