Welcome

Golkar : Tuntutan Pinangki Harusnya Lebih Berat

Golkar : Tuntutan Pinangki Harusnya Lebih Berat

Golkar : Tuntutan Pinangki Harusnya Lebih Berat

Anggota Komisi III DPR berasal dari Fraksi Partai Golkar Supriansa mengkritik Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai tuntutan yang udah dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Bandar Taruhan
Supriansa memperbandingkan tuntutan JPU terhadap Pinangki bersama dengan tuntunan terhadap jaksa Urip Tri Gunawan dalam masalah suap beberapa th. lalu. Saat itu Urip dijatuhi vonis 20 th. penjara.

Menurutnya, tuntunan terhadap Pinangki selayaknya perlu lebih berat dibandingkan yang dilayangkan kepada Urip terhadap 2008 silam.

“Harapan kita itu yang selayaknya lebih berat, apalagi [Pinangki] bertemu bersama dengan sang buronan,” kata Supriansa dalam Rapat Kerja Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta terhadap Selasa (26/1).

Supriansa menyebutkan tuntutan terhadap Pinangki tunjukkan Kejaksaan Agung tak profesional. Menurutnya, Pinangki bisa dijatuhi hukum lebih berat karena lakukan tindakan yang tidak terpuji sebagai penyelenggara negara.

“Ini mempertontonkan bahwa kita tidak profesional dalam memasang masalah Urip terhadap 2008, Pinangki 2019-2020 jadi hari selayaknya jadi tinggi tuntutan, namun justru jadi rendah bersama dengan masalah bersama dengan nilai yang sama,” ujarnya.

Menurut Supriansa, dirinya bakal mengundurkan diri seumpama menjabat sebagai Jaksa Agung dalam merespons masalah Pinangki. Ia menyebut masalah Pinangki termasuk tunjukkan bahwa seorang Jaksa Agung tak bisa menjalankan kegunaan pembinaan.

“Saya memiliki anak-anak di bawah sebagai pertanggungjawaban moral kepada publik,” katanya.

Sebelumnya, JPU menuntut Pinangki 4 th. penjara dan denda Rp500 juta subsidair 6 bulan kurungan. Pinangki dinilai terbukti terima suap hingga pencucian duwit mengenai terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Jaksa menyebut Pinangki sebagai aparat penegak hukum tak membantu program pemerintah dalam rangka memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Di segi lain, untuk hal meringankan, Pinangki belum dulu dihukum, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak ulangi perbuatannya, dan mempunyai anak berusia 4 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *